Ammani Selatan

Ammani Selatan
Pantai Gusung Indah

Jumat, 05 November 2010



DESKRIPSI PROYEK
A.     Perancangan Fisik Marko
1.     Lokasi
Lokasi terpilih sesuai dengan kriteria- criteria pemilihan lokasi maka diambil kawasan hertasning, kecamatan tamalate, yang berada pada bagian DRTK C yang diperuntukan sebagai kawasan perdagangan, pemukiman, pendidikan tinggi dari angkutan darat dengan fungsi utama sebagai kawasan rekreasi pantai dan jasa pariwisata. Untuk saat ini merupakan kawasan yang sedang dikembangkan untuk mengantisipasi perkembangan kota Makassar.
2.     Tapak
Tapak terpilih terletak pada kawasan todoopuli , yang terletak pada lahan yang strategis di tengah kota.
Adapun batas-batas site yaitu :
·         Sebelah utara berbatasan dengan kantor….
·         Seeblah selatan berbatasan dengan perumahan warga
·         Sebelah timur berbatasan dengan perumahan warga
·         Sebelah barat berbatasan dengan kantor PLN
3.       Pengolahan Tapak
a.       Aksebilitas dan pencapaian
Sebagai akses utama ke Tapak. Di buat jalan dua jalur sebagai akses jalur utama yang berfungsi sebagai entrance masuk ke tapak. Jalan ini di buat dengan melihat pertimbangan pencapaian dan arah sirkulasi kendaraan serta kemungkinan sirkulaisi kendaraan umum yang sekiranya akan melalui jalan ini.
b.      Orientasi
Orientasi ruang luar diolah sedemikian rupa dengan mengunakan elelmen-elemen pendukung, dan jalur-jalur pedestrian dengan arah pandangan yang baik, pemanfaatan dan pengolahn area open space di bagian utara tapak mambuat banguna tampak jelas, dari arah jalur masuk kota.

4.     Pola sirkulasi
a.       Sirkulasi pejalan kaki
Yang harus diperhatiakan dalan penataan jalur sirkulasi untuk pejalan kaki adalah menghindari terjadinya crossing movenment .
Jalur utama pejalan kaki sebagai akses masuk kedalam tapak. Paejalan kaki nantinya akan lebih banyak melalui trotoar yang di rancang khusus buat para pejalan kaki.
Penataan entrance bangunan yang di buat setinggi (+20.00 cm)  dan dibuat sedemikian rupa hingga pengunjung akan langsung kedalam bangunan. Untuk memberikan kesan yang menyenangkan dalam menyambut para pengunjung.
Penataan entrance ini juga dibuat agar sirkulasi kendaraan pengunjung dapat lewat di bagian bawahnya hingga tidak terjadi crossing antara pejalan kaki dan kendaran bermotor.

b.      Sirkulasi kendaran bermotor
Sirkulasi kendaraan pengunjung terpisah dengan pengunjung yang berjalan kaki, kaendaraa n pengunjung masuk melalui satu entrance yang khusus buat kendaran untuk menghindari crossing movement antara penjalan kaki dengan pengguna kendaraan.
Khusus bagi kendaraan umum (pete-pete), sirkulasi juga disediakan untuknya ini dengan tujuan untuk menghindari terjadi kemacetan pada saat masuk kedalam area bangunan, selain itu dibuat suatu perhentian kendaraan umum pada area yang telah disediakan, bagi kendaraan umum yang tidak ingin masuk kedalam area tapak, penumpang dapat mengakses bangunan melalui jalan pedestrian yang sudah dibuat untuk para pejalan kaki.
5.     Tata Ruang luar
a.       Soft material
Pemakaian soft material untuk bangunan dengan kondisi lahan terbatas adalah memanfaatkan pohon-pohon sebagai pengarah, peneduh, dan penghiasan taman.
Jenis-jenis tanaman yang digunakan :
·         Palm raja ditempatkan pada bagian –bagian ta[ak yang langsung menghadap jalanan karena dapat memberikan kesan indah.
·         Kiara payung  ditempatkan pada beberpa areal parker yang berfungsi sebagai peneduh.
·         Pohon cemara berfungsi sebagai peneduh yang juga dapat memberikan kesan yang indah.
·         Rumput manila sebagai penutup tanah pada tapak sehingga memberikan kesan bersih.
b.      Hard material
Area pedestrian pada sisi bangunan menggunakan bahan rabat beton sedangkan area pedestrian yang emngelilingi tapak memakai bahan pavin blok. Pada bagian plaza menggunakan bahan batu alam. Untuk penerangan pada daerah taman menggunakan lampu mercury sebagai penerangan jalan dengan bahan lampu protosel yang akan menyala secara otomatis bila suasana mendung atau gelap.
B.      PERANCANGAN FISIK MIKRO
1.      Bentuk dasar denah
Bentuk dasar denah adala guitar diambil dari filosofi yang bermaksud adanya keterkaitan antara music yang merupakan alan yang digunakan pada saat adanya pertunjukan music. Bentuk dasar guitar ini merupakan bentuk yang sangat efektif baik dalam penataan ruang karna adanya perpaduan bentuk segi empat, lingkaran untuk menghasilkan kesan dinamis, menarik dan tidak monoton.
C.      EKSPRESI EKSTERIOR
Penampilannya sebagai bangunan public yang berfungsi sebagai sarana pertunjukan seni menuntut banguna ini tidak menjadi wadah netral bagi isinya, tetapi lebih menjadi sarana rekreasi visual yang dapat pula dinikmati keindahannya.  Bagunan konser dengan konsep go green ini di harapkan juga menjadi satu symbol (landmark) khusus akan jiwa jiwa seni masyarakat kota Makassar.
Konsep utama bangunan menekankan pada bentuk dan penampilan bangunan (fungtian follaw  form), dengan penampilan arsitektur kontenporer sebagai upaya menampilkan banguna yang moder. Tapak yang hamper sebagian besar di kelilingi oleh bangunan memperkuat citra banguna yang lebih menonjol disbanding banguna disekitarnya.kesan dinamis tertuang dalam penggunaan bentuk-bentuk lengkung pada penataan tapak, entrance serta finishing eksterior bangunan, sedangkan untuk memberikan kesan pengawasan digunakan garis-garis vertical dan horizontal, sebagai lambing yang terkontrol dalam bangunan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar