Ammani Selatan

Ammani Selatan
Pantai Gusung Indah

Senin, 08 November 2010

stupa konsentrasi

BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
Kabupaten pinrang merupakan kawasan yang memiliki potensi besar untuk berkembang dan membenah diri agar dapat saling melengkapi perkembangan pembangunan Kota. Sesuai dengan program terpadu pengembangan kawasan pembangunan kota pesisir yang diusulkan Pemerintah Daerah Propinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten pinrang merupakan salah satu Kabupaten yang laju pembangunannya cukup baik. Hal ini ditandai dengan berbagai pembangunan proyek. Beberapa diantaranya seperti perencanaan pembangunan kawasan pesisr pantai yang mulai banyak berkembang di antaranya kawasan pantai ujung tape, kawasan pantai kawasan pantai wae tuo’e, kawasan pantai gusung indah.
Kawasan pantai gusung indah terletak di Kecamatan cempa desa tadang palie, kabupaten pinrang. Di perbatasan Kecamatan cempa desa tadang palie, dusun wakka, Kawasan ini kondisinya sangat memperihatinkan itu di karenakan banyak penduduk di kawasan ini menjadikan lahan ini sebagai lahan pertambakan. Hal ini disebabkan kurang adanya perhatian pemerintah daerah Kabupaten pinrang tehadap wisata alam ini serta prilaku wisatawan yang kurang memiliki kesadaran untuk memelihara obyek wisata alam ini yang menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan berupa pengikisan lahan. pembangunan pemukiman yang semakin meningkat di sekitar sekitar serta penebangan pepohonan secara liar dan tidak bertanggung jawab.
Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 205 yang berbunyi :
#sŒÎ)ur 4’¯<uqs? 4Ótëy™ ’Îû ÇÚö‘F{$# y‰Å¡øÿã‹Ï9 $ygŠÏù y7Î=ôgãƒur y^öysø9$# Ÿ@ó¡¨Y9$#ur 3 ª!$#ur Ÿw =Ïtä† yŠ$|¡xÿø9$# ÇËÉÎÈ

Artinya : “Dan apabila ia berpaling, ia melakukan kerusakan padanya dan merusak tanam-tanaman dan binatang tenak dan Allah tidak menyukai kebinasaan”.

 
Gambar 1.1 kawasan pantai gusung indah
(Sumber : Dokumentasi Pribadi)
Area sekitar pantai gusung indah yang luas dan terancam penyempitan karna banyaknya warga yang akan membangun pemukiman di sekitar pantai
Jalur kendaraan dalam kawasan pantai gusung indah  juga kurang terawat dan kurang ditata dengan baik. Tampak dari sepanjang jalan masuk kawasan pantai gusung indah masih banyak terdapat lubang-lubang di tengah jalan,, selain itu di samping kiri dan kanan jalan masih banyak terdapat tumbuhan rerumputan yang tidak tertata degan baik.
Gambar 1.3 Jalur kendaraan masuk area pantai gusung indah
(Sumber : Dokumentasi Pribadi)
Sekarang ini kasan pantai gusung indah menjadi objek wisata pantai yang menjadi popular di mata masyarakat pinrang. Masyarakat Pinrang khususnya Sulawesi Selatan (Sulsel) umumnya terktarik dengan keindahan pemandangan pantai di kawasan tersebut. Bukan hanya itu, kawasan pantai ini juga biasa di tempati wisatawan bakar-bakar ikan karena ikan mudah didapatkan, bias dari nelayang bias pula dari empang karena selain kawasan pantai banyak pulan area pertambakan yang ada di sekitar kawasan tersebut di sekitar area tersebut biasa juga di gunakan sebagai tempat bermain, berolah- raga dan balapan .
pantai gusung indah di jadikan sebagai tempat permandian dan memancing. Selain itu, temapt ini juga biasa di jadikan sirkuit balapan cross, akan tetapi karena fasilitas yang ada pada kawasan ini masih sangat kurang dan masih kurangnya wisatawan asing yang dating berkunjung otomatis pendapatan pemerintah kabupaten pinrang  dari kawasan ini belum ada . Oleh sebab itu, pemerintah Kabuaten pinrang perlu memikirkan dan mempertimbangkan kawasan ini untuk dijadikan sebagai kawsan pantai yang mempunyai nilai jual untuk di jadikan sebagai kawasan pantai yang populer di kabupaten pinrang.
Kawasan pantai gusung indah memiliki kelebihan di banding kawasan pantai lainnya yang ada di Indonesia itu dikarenakan kawasan ini memiliki cukup banyak potensi dan, kawasan sekitar juga menjadikannya sebagai kawasan yang satu-satunya yang dapat membuat wisatawan memperoleh ikan segar untuk di bakar-bakar, saat berkunjung dan bersantai di kawasan ini. 
Sasaran pengelolaan kawasan pantai gusung indah, itu adalah banyaknya penduduk yang membangun perumahan disekitar pantai dan membuat kawasan pantai menjadi berkurang (sempit) dan perumahan yang di bangun pun kurang teratur dan terkesan asal-asalan membuat pemandangan kawasan pantai menjadi kurang baik dari segi penataan kasawan pariwisata.. Pengembangan kapasitas ini yang mencakup peningkatan sistem pengelolaan kawasan pantai  yang bersifat lebih partisipasif, peningkatan kemampuan kelembagaan yang lebih jelas (status hukumnya harus diperjelas) serta peningkatan kemampuan individual pengelola kawasan pantai gusung indah.
B.   Rumusan Masalah
1.    Non Arsitektur
a.         Bagaimana memproduktifkan kawasan yang berkembang ?
b.        Bagaimana  menjadikan lahan tersebut ikon kawasan ?
c.         Bagaimana membantu program pemerintah dalam meningkatkan pendapatan daerah ?
d.        Bagaimana membuat rancangan yang mampu meningkatkan ekonomi penduduk sekitar ?
2.  Arsitektur
Bagaimana merancang ulang kawasan pantai gusung indah dengan menerapkan prinsip-prinsip perancangan kawasan, mencakup :
a.       Konsep perancangan makro :
1)        Bagaimana penataan publick space pada kawasan ?
2)        Bagaimana bentuk dan penataan bangunan pada kawasan perancangan  ?
3)        Bagaimana penataan jaringan transportasi pada kawasan perancangan ?
4)        Bagaimana penataan landscap pada kawasan perancangan?
b.     Konsep perancangan mikro :
1)        Bagaimana menentukan pola dan jenis sirkulasi yang sesuai.?
2)        Bagaimana menentukan tata massa, bentuk dan penampilan bangunan ?
3)        Bagaimana organisasi ruang dan tata pergerakan yang tepat untuk mengakses kawasan tersebut ?
C.  Tujuan Penulisan
Menyusun suatu landasan konseptual perancangan kawasan pantai gusung pare sebagai lahan pariwisata baik pada perancangan kawasan, bentuk bangunan serta fasilitas tambahan melalui studi literatur, survei lapangan, dan studi banding sehingga dapat menghidupkan kembali kawasan tersebut.




Jumat, 05 November 2010



DESKRIPSI PROYEK
A.     Perancangan Fisik Marko
1.     Lokasi
Lokasi terpilih sesuai dengan kriteria- criteria pemilihan lokasi maka diambil kawasan hertasning, kecamatan tamalate, yang berada pada bagian DRTK C yang diperuntukan sebagai kawasan perdagangan, pemukiman, pendidikan tinggi dari angkutan darat dengan fungsi utama sebagai kawasan rekreasi pantai dan jasa pariwisata. Untuk saat ini merupakan kawasan yang sedang dikembangkan untuk mengantisipasi perkembangan kota Makassar.
2.     Tapak
Tapak terpilih terletak pada kawasan todoopuli , yang terletak pada lahan yang strategis di tengah kota.
Adapun batas-batas site yaitu :
·         Sebelah utara berbatasan dengan kantor….
·         Seeblah selatan berbatasan dengan perumahan warga
·         Sebelah timur berbatasan dengan perumahan warga
·         Sebelah barat berbatasan dengan kantor PLN
3.       Pengolahan Tapak
a.       Aksebilitas dan pencapaian
Sebagai akses utama ke Tapak. Di buat jalan dua jalur sebagai akses jalur utama yang berfungsi sebagai entrance masuk ke tapak. Jalan ini di buat dengan melihat pertimbangan pencapaian dan arah sirkulasi kendaraan serta kemungkinan sirkulaisi kendaraan umum yang sekiranya akan melalui jalan ini.
b.      Orientasi
Orientasi ruang luar diolah sedemikian rupa dengan mengunakan elelmen-elemen pendukung, dan jalur-jalur pedestrian dengan arah pandangan yang baik, pemanfaatan dan pengolahn area open space di bagian utara tapak mambuat banguna tampak jelas, dari arah jalur masuk kota.

4.     Pola sirkulasi
a.       Sirkulasi pejalan kaki
Yang harus diperhatiakan dalan penataan jalur sirkulasi untuk pejalan kaki adalah menghindari terjadinya crossing movenment .
Jalur utama pejalan kaki sebagai akses masuk kedalam tapak. Paejalan kaki nantinya akan lebih banyak melalui trotoar yang di rancang khusus buat para pejalan kaki.
Penataan entrance bangunan yang di buat setinggi (+20.00 cm)  dan dibuat sedemikian rupa hingga pengunjung akan langsung kedalam bangunan. Untuk memberikan kesan yang menyenangkan dalam menyambut para pengunjung.
Penataan entrance ini juga dibuat agar sirkulasi kendaraan pengunjung dapat lewat di bagian bawahnya hingga tidak terjadi crossing antara pejalan kaki dan kendaran bermotor.

b.      Sirkulasi kendaran bermotor
Sirkulasi kendaraan pengunjung terpisah dengan pengunjung yang berjalan kaki, kaendaraa n pengunjung masuk melalui satu entrance yang khusus buat kendaran untuk menghindari crossing movement antara penjalan kaki dengan pengguna kendaraan.
Khusus bagi kendaraan umum (pete-pete), sirkulasi juga disediakan untuknya ini dengan tujuan untuk menghindari terjadi kemacetan pada saat masuk kedalam area bangunan, selain itu dibuat suatu perhentian kendaraan umum pada area yang telah disediakan, bagi kendaraan umum yang tidak ingin masuk kedalam area tapak, penumpang dapat mengakses bangunan melalui jalan pedestrian yang sudah dibuat untuk para pejalan kaki.
5.     Tata Ruang luar
a.       Soft material
Pemakaian soft material untuk bangunan dengan kondisi lahan terbatas adalah memanfaatkan pohon-pohon sebagai pengarah, peneduh, dan penghiasan taman.
Jenis-jenis tanaman yang digunakan :
·         Palm raja ditempatkan pada bagian –bagian ta[ak yang langsung menghadap jalanan karena dapat memberikan kesan indah.
·         Kiara payung  ditempatkan pada beberpa areal parker yang berfungsi sebagai peneduh.
·         Pohon cemara berfungsi sebagai peneduh yang juga dapat memberikan kesan yang indah.
·         Rumput manila sebagai penutup tanah pada tapak sehingga memberikan kesan bersih.
b.      Hard material
Area pedestrian pada sisi bangunan menggunakan bahan rabat beton sedangkan area pedestrian yang emngelilingi tapak memakai bahan pavin blok. Pada bagian plaza menggunakan bahan batu alam. Untuk penerangan pada daerah taman menggunakan lampu mercury sebagai penerangan jalan dengan bahan lampu protosel yang akan menyala secara otomatis bila suasana mendung atau gelap.
B.      PERANCANGAN FISIK MIKRO
1.      Bentuk dasar denah
Bentuk dasar denah adala guitar diambil dari filosofi yang bermaksud adanya keterkaitan antara music yang merupakan alan yang digunakan pada saat adanya pertunjukan music. Bentuk dasar guitar ini merupakan bentuk yang sangat efektif baik dalam penataan ruang karna adanya perpaduan bentuk segi empat, lingkaran untuk menghasilkan kesan dinamis, menarik dan tidak monoton.
C.      EKSPRESI EKSTERIOR
Penampilannya sebagai bangunan public yang berfungsi sebagai sarana pertunjukan seni menuntut banguna ini tidak menjadi wadah netral bagi isinya, tetapi lebih menjadi sarana rekreasi visual yang dapat pula dinikmati keindahannya.  Bagunan konser dengan konsep go green ini di harapkan juga menjadi satu symbol (landmark) khusus akan jiwa jiwa seni masyarakat kota Makassar.
Konsep utama bangunan menekankan pada bentuk dan penampilan bangunan (fungtian follaw  form), dengan penampilan arsitektur kontenporer sebagai upaya menampilkan banguna yang moder. Tapak yang hamper sebagian besar di kelilingi oleh bangunan memperkuat citra banguna yang lebih menonjol disbanding banguna disekitarnya.kesan dinamis tertuang dalam penggunaan bentuk-bentuk lengkung pada penataan tapak, entrance serta finishing eksterior bangunan, sedangkan untuk memberikan kesan pengawasan digunakan garis-garis vertical dan horizontal, sebagai lambing yang terkontrol dalam bangunan.

Jumat, 29 Oktober 2010

RANCANG KOTA BERKELANJUTAN

merancang kota bagi seorang arsitek atau perancang kota, sangatlah mudah akan tetapi merancang kota itu perlu adanya hal-hal yang harus di pertimbangkan baik itu dari segi kualitas rancangan, ikon rancangan, landscape, publik space, maupun bentuk-bentuk bangunan yang akan di terapkan pada rancang itu. kota merupakan sebuah wadah yang dijadikan masyarakat untuk berinteraksi, sehingga dalam berinteraksi perlu adanya kenyamanan, keamanan, agar interaksi itu berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan pelaku.

dalam merancang kota ada beberapa hal yang perlu diperioritaskan, agar rancang kota itu berkelanjutan, maksud dari rancangan kota berkelanjutan adalah merancang atau merencanakan kota dengan memperhatikan bagian-bagian yang ada dalam lingkungan kota yang akan di rancang, terutama dalam hal penghijauan, banyaknya  perancang kota yang hanya merancang kota sebaik, secantik, dan semanarik mungkin, akan tetapi banyak dari mereka yang melupakan bahwa dalam perancangannya itu dia telah mengurangi umur dari pada dunia ini.

banyaknya bencana alam yang terjadi di kota-kota besar, itu terjadi karna para perancang kota tidak mengutamakan rancangan kota berkelanjuta ( sustainable urban design ), ketersediaan sumber daya alam yang ada, mereka ambil untuk suatu pembanguna-perancangan, tampa melakukan pengembangan yang dapat menjamin keberlangsungan sumber daya alam yang ada.

Senin, 04 Oktober 2010

sejarah ammani

ammani merupakan suatu perkampungan yang ada di desa mattiro tasi, kecamatan mattiro sompe, kabupaten pinrang, konon katanya asal usul kampung ini di namakan ammani karna pada zaman penjajahan melawan belanda, banyak sekali orang yang berdatangan ke sini untuk mencari tempat yang aman, karna kampung ini sangant susah di deteksi oleh para penjajah, itu karna letak jauh dari perkotaan, jadi tempat ini sangat aman bagi para penduduk bangsa indonesia pada waktu itu yang ingin mencari keamanan, selain tempat ini aman sangat baik juga dalam hal untuk mengarungi hidup yang sejatrah karna dalam segi tempat tempat daerah ini sangat berpotensi, karna tanahnya sangat subur, sehinggah orang yang datang ke sini untuk mencari kehidupan dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, banyak menjadikan kawasan atau derah ini sebagai persawahan ada pula yang menjadikan kawsan ini sebagai kawasan emapang itu karna letak aderah ini tidak jauh dari pantai........!!!